Masda Minta Program Pengembangan Serai Wangi Disosialisasikan ke Masyarakat

0
H Asep Kurnia Mochtar, petani dan pengembang komoditi serai wangi, sedang menjelaskan mengenai pola budidaya serai wangi kepada rombongan Diaspora NTT.

Subang, Agriculturenews.id – Dalam kunjungannya ke sentra serai wangi di desa Cipancar, Subang, Jawa Barat pada akhir pekan lalu,  Ketua Umum KUP SUTA Nusantara Dadung Hari Setyo menyampaikan, bahwa program pengembangan usaha serai wangi harus bisa dimasyarakatkan.

Bersama tim kerjanya, Masda, sapaan akrabnya, menemui H Asep Kurnia Mochtar, petani dan pengembang komoditi serai wangi. Dalam pertemuan tersebut Masda mengatakan, tidak hanya dimasyarakatkan program pengembangan serai wangi, tetapi diperlukan program-program memasyarakatkan serai wangi di daerah.

“Kebutuhan untuk tenaga asistensi usaha harus segera diwujudkan, karena itu pelaksanaan Diklat pengembangan usaha serai wangi harus segera dilaksanakan dan Satuan Kerja atau Satker serai wangi harus terbentuk segera juga,” tandasnya, Subang, Minggu (17/8/19).

Menurut Masda, Satker inilah yang nanti menjadi asistennya Haji Asep. Dengan pembagian, ada Satker yang berada di Subang, Jakarta dan daerah-daerah yang merekomendasikan program pengembangan usaha serai wangi seperti Nusa Tenggara Timur,  Jawa Timur, Sumatra Selatan dan sebagainya.

“Saat ini kalau kita hitung, sebenar kita butuh 500 orang untuk tergabung dengan Satker. Fungsinya ada untuk pembibitan, budi daya, produksi, perdagangan dan pemasaran, permodalan dan investasi serta pengelolaan dan pengembangan aset.  Namun mengingat keterbatasan yang kami miliki mau tidah mau harus bersabar dan mengikuti strategi pola yang bertahap,” terangnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here