Kembangkan Serai Wangi dan Minyak Atsiri, Petani Dari Subang Ini Dapat Penghargaan

0
H. Asep Kurnia Mochtar, seorang petani dari desa Cipancar, Subang, Jawa Barat, mendapatkan penghargaan dari Bupati Subang, sebagai Petani Terbaik budidaya komoditi serai wangi tingkat kabupaten.

Subang, Agriculturenews.id – Namanya H. Asep Kurnia Mochtar, seorang petani dari desa Cipancar, Subang, Jawa Barat, mendapatkan penghargaan dari Bupati Subang, sebagai Petani Terbaik budidaya komoditi serai wangi tingkat kabupaten.

H. Asep, begitu ia akrab dipanggil masyarakat setempat, juga merupakan Anggota Komunitas Usaha Pertanian (KUP) Sentral Usaha Tani dan Agribisnis (SUTA) Nusantara Jawa Barat. Menurut keterangannya, ia memulai budidaya serai wangi sejak berumur 15 tahun atau sekitar tahun 2001.

“Saya lahir dan besar di sini (desa Cipancar-Subang). Saya sangat mengenal dan memahami kondisi alam dan sosial masyarakatnya. Sehingga itu saya memilih komoditi serai wangi untuk dikembangkan. Awalnya hanya satu petak kecil dari tanah pinjam pakai, dan sekarang serai wangi telah ditanam di atas lahan 300 ha,” terang H. Asep dalam satu pertemuan di Subang, (20/7/2019).

Lebih lanjut H. Asep mengatakan, bahwa awalnya ia tidak memiliki lahan sejengkalpun, bahkan tidak punya rumah. Namun dengan tekad dan inisiatif yang besar, yang tidak hanya ingin merubah kondisi perekonomian keluarga tetapi juga warga di daerah tersebut. Hingga akhirnya pada tahun 2001 ia memulai proses pengembangan usaha pertanian serai wangi.

“Dengan mengembangan serai wangi, saat ini kita sudah punya lahan yang luas. Kita juga sudah bisa tingkatkan kondisi ekonomi keluarga. Punya kendaraan, punya rumah, dan bisa menyekolahkan anak hingga ke perguruan tinggi,” syukur H. Asep.

Piagam Penghargaan dari Bupati Subang, sebagai Petani Terbaik budidaya komoditi serai wangi tingkat kabupaten.

Atas prestasi tersebut ia sangat merasa bersyukur. Tetapi baginya, hal utama menjadi tujuan perjuangannya adalah ingin menciptakan kemandirian petani, petani yang maju, dan sejahtera secara ekonomi dan sosial.

“Dan paling utama, ingin menjadi motivator atau memotivasi terhadap semua petani. Mengajak kaula muda meningkatkan sektor pertanian dan senang bertani,” pungkasnya.

Sosok H. Asep adalah pelopor kemandirian dalam menjalan usaha taninya di kingkungan KUP SUTA Nusantara dan di lingkungan masyarakat, dan bahkan telah menjadi teladan bagi para petani. Menjadi petani baginya adalah panggilan jiwa, menjadi pelaku usaha baginya adalah sebuat tekat kemandirian, peningkatan usahanya didasari oleh kompetensi dan profesionalisme.

Karena keunggulan mentalitas dan profesionalismenya, H. Asep memeliki koneksi dan hubungan bisnis yang luar biasa, tidak hanya di dalam negeri tetapi akses bisnis di luar negeri juga dimilikinya. Kini H. Asep kebanjiran permintaan produk minyak serai dalam dan luar negeri, konon tidak hanya produk serai wangi saja permintaannya tapi produk minyak dan rempah-rempah lainya, seperti minyak nilam, cengkeh, pala dsbnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here