Kenalkan SiRamot, Teknologi Penyiram Perkebunan Pintar Buatan Anak Bangsa

0
Ihsan Novandika, Chief Marketing Officer Biops Agrotekno, sebuah perusahaan yang fokus dalam pengembangan teknologi di bidang pertanian.

Agriculturenews.id – Pesatnya kemajuan teknologi saat ini membuat manusia kian dimanjakan dengan pekerjaan yang semakin mudah dilakukan. Tak terkecuali bagi para petani perkebunan.

Menyirami ribuan hektare lahan perkebunan kini dapat menjadi lebih mudah jika dilakukan oleh SiRamot. SiRamot merupakan alat penyiram otomatis yang operasionalnya dapat dilakukan dan dikendalikan lewat sebuah aplikasi di ponsel pintar (smartphone).

SiRamot merupakan besutan Biops Agrotekno Indonesia, sebuah perusahaan yang fokus dalam pengembangan teknologi di bidang pertanian.

SiRamot adalah sistem penyiraman otomatis yang dapat memberikan jumlah air yang tepat sesuai dengan perhitungan kebutuhan tanaman yang telah dimasukan ke dalam aplikasi dan dapat diperintah melalui smartphone.

“Kami menawarkan konsep pertanian presisi, yaitu konsep pertanian terukur yang mampu menyesuaikan pemberian air serta nutrisi sesuai kebutuhan tanaman yang dapat dilakukan secara otomatis dan dapat dipantau secara real time menggunakan aplikasi di smartphone,” kata Chief Marketing Officer Biops Agrotekno, Ihsan Novandika, saat ditemui dalam acara Indonesianisme Summit 2019, di JCC, Jakarta, Selasa (13/8).

SiRamot merupakan alat penyiram otomatis yang operasionalnya dapat dilakukan dan dikendalikan lewat sebuah aplikasi di ponsel pintar (smartphone).

Saat ini PT BIOPS Agrotekno Indonesia memiliki produk yang bernama ENCOMOTION yang terdiri dari Sensor Lingkungan, Pengendali ENCOMOTION dan Software ENCOMOTION. Sensor Lingkungan berfungsi untuk me-monitor keadaan lingkungan di dalam maupun luar ruangan secara langsung dan melaporkannya kepada pengguna. Pengendali ENCOMOTION juga dapat memberikan air secara otomatis ketika tanaman membutuhkan air secara tepat sesuai dengan kebutuhannya.

Software ENCOMOTION merupakan sebuah aplikasi android untuk menunjang hardware ENCOMOTION, aplikasi ini mampu menampilkan kondisi sebenarnya pada lingkungan yang dipasang sistem hardware, pengguna dapat me-monitor keadaan secara realtime dan ENCOMOTION secara otomatis mengontrol pemberian air kepada tanaman secara tepat dengan menggunakan aplikasi ENCOMOTION pada smartphone di manapun dan kapanpun.

Selain SiRamot, ada juga pemantau pintar yang bertugas memantau kondisi lingkungan di sekitar tanaman secara real-time untuk mempermudah pemilik lahan dalam mengambil tindakan yang disesuaikan dengan kebutuhan tanaman. Terdapat pemantau pintar online don offline serta dalam ruangan dan luar ruangan.

Selain itu, ada juga SiRamot Super yang merupakan perpaduan antar keduanya. Sehingga penyiraman dan perhitungan air dilakukan otomatis tanpa pemantau pintar.

Selain dapat memantau dan mengontrol semua kegiatan pertanian dalam smartphone atau komputer secara realtime. Ihsan mengungkapkan penggunaan alat tersebut juga dapat meningkatkan hasil produksi serta efisiensi karena memudahkan dalam mengawasi dan merawat lahan.

“Produksi meningkat hingga 40 persen dan efisiensi. Efisiensi air dan tenaga kerja penyiram. Bayangkan kalau menyiram lahan luas oleh manusia,” ujarnya.

Alat tersebut dijual dengan berbagai pilihan kategori paket dengan harga mulai Rp 3 juta hingga Rp 8 juta. Selain dijual, alat tersebut juga disewakan dengan pilihan waktu minimal 3 bulan.

Ihsan mengungkapkan, perusahaan mulai merintis sejak tahun 2016. Namun komersialisasi baru dilakukan awal tahun ini.

Saat ini, penjualan baru terfokus di Jawa Barat. Namun tidak menutup kemungkinan alat tersebut dapat dinikmati petani di seluruh Tanah Air. “Kemarin kami pasang di Kupang,” ujarnya.

Adapaun jenis tanaman perkebunan yang dapat dipasangi SiRamot tersebut adalah sayuran, umbi-umbian dan beberapa jenis buah-buahan yang sensitif terhadap kebutuhan air.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here