KUP SUTA Nusantara dan Asprindo Jajaki Kerjasama Eksport Komoditi

0
Ketum Pimpus KUP Suta Nusantara Dadung Hari Setyo, Bambang Quin pelaku usaha pertanian dari brebes yang juga pengurus Asprindo, Jean Sompi pelaku usaha pertanian dari Sulawesi Utara, oddy Yalanugraha Kordinator Badan Informasi, Pendataan dan Komunikasi

Jakarta, Agriculturenews.id – Dalam rangka memperluas gerakan pengembangan usaha pertanian, Ketua Umum Pimpus KUP SUTA Nusantara Dadung Hari Setyo dan Ketua Umum DPP Asprindo H Jose Rizal adakan kerjasama.

Dalam pertemuan kedua komunitas usaha yang cukup berpengaruh ini, menurut Dadung Hari Setyo, membahas berbagai perkembangan komoditas pertanian dan peluang ekspornya, salah satunya adalah peluang eksport produk komoditi renpah-rempah untuk tujuan negara India, China, Eropa dan beberapa negara di Timur Tengah.

“Hasil sementara dalam pertemuan tersrbut adalah mendorong pelaku usaha pertanian, baik yang bergabung di KUP SUTA Nusantara ataupun Asprindo untuk lebih mengutamakan orientasi eksport, karena eksport komoditi pertanian sangat diharapkan oleh banyak negara,” beber lelaki yang biasa disapa Masda ini dalam siaran yang diterima redaksi Agriculturenews.id, Jakarta, Jum’at pagi (9/8/19).

Selain itu kata Masda, pembahasan kedua ketua umum tersebut adalah konsep pengembangan kawasan agribisnis yang terpadu. Hal ini perlu dikerjasamakan dengan baik, karena ke depan tatangan produk atau komoditi pertanian akan merasakan dasyatnya persaingan usaha baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

“Adapun pertemuan kemarin malan bertempat di sebuat restauran di sekitar Jakarta Selatan. Hadir juga dalam pertemuan Bambang Quin pelaku usaha pertanian dari brebes yang juga pengurus Asprindo; Direktur Eksekutif DPP Ardin Jean Sompi, juga pelaku usaha pertanian asal Sulawesi Utara; Oddy Yalanugraha, Kordinator Badan Informasi, Pendataan dan Komunikasi,” terang Masda.

Lebih lanjut ia jelaskan, bahwa untuk eksport perlu didukung dengan terobosan promosi perdagangan, seperti pameran dan bazzar serta penguatan promosi melalui media. Sehingga itulah, sebelum pertemuan itu selesai, kedua pihak antara KUP SUTA Nusantara dan Asprindo sepakat  untuk bekerjasama dan seingin untuk mengembalikan kejayaan rempah-rempah nusantara.

Adapun beberapa komoditi yang memiliki potensi kerjsamanya adalah kentang (dalam negeri), bunga (untuk ke Bali), pisang, jati, gaharu, cendana, eucalyptus (tanaman kehutanan) reboisasi, nanas, kopi, serai, asparagus, dan jahe.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here