Petani Dituntut Melek Teknologi

0

AGRICULTURENEWS.ID – Perubahan jaman terus menggeser peralatan yang dahulu dipergunakan oleh para petani pendahulu. Seperti halnya cangkul, yang pada awalnya menjadi senjata bagi para petani dalam mengajak sawah, seiring waktu dengan perkembangan teknologi posisi vital dalam mengajak sawah lambat lain diambil oleh traktor, yang kini telah mendominasi posisi pembajakan dalam dunia pertanian.

Bukan hanya peralatan kerja dalam perkembangan teknologi pupuk, pupuk buatan lebih dianggap menguntungkan lebih cepat dibanding pupuk kompos atau pupuk hijau.

Penanaman benih padi berjajar dianggap lebih menghasilkan padi yang banyak dibanding penanaman benih yang disebar.

Beberapa hal di atas adalah hal kecil yang dapat ditemui sehari-hari. Di luar itu masih banyak fungsi dan manfaat dari teknologi yang dapat dirasakan. Bukan untuk menggantikan, teknologi hanya berperan meningkatkan produktivitas dan kinerja pertanian.

Keuntungan yang didapat bukan hanya dari segi hasil yang dituai nantinya, namun mempercepat kinerja petani.
Bukan hanya itu saja, kekuatan dari teknologi pertanian ini akan meningkatkan komoditas panen antar daerah yang nantinya dengan meningkatkan harga produknya.

Oleh karena itu, petani harus menggunakan teknologi dan kemudahan yang ada untuk mencapai tujuan-tujuannya. Misalnya saja pemanfaatan internet untuk promosi hasil panennya dengan penawaran harga yang lebih miring dibanding pembelian di pasar, tentu akan meningkatkan pendapatan.

Namun di balik kemudahan-kemudahan yang ditawarkan, ada beberapa kekurangan yang ditimbulkan. Misalnya saja para petani yang telah terbiasa menggunakan traktor untuk membajak sawah akan meninggalkan kerbau sebagai media yang digunakan sebelumnya.

Jika alat traktor digunakan terus-menerus, petani harus menerima kenyataan bahwa suatu saat alat ini dapat rusak. Teknologi dapat mudah berkembang namun juga dapat rusak.

Selain itu pengadaan mesin tidak dengan biaya yang sedikit, tentu harus rela membelinya. Penggunaan pestisida pada tanaman yang ditanam, hal ini akan berdampak buruk pada pembeli dan pengkonsumsinya kelak.

Petani tidak memikirkan hal hingga sampai titik itu, mereka hanya berpikir bahwa tanaman mereka akan terbebas dari hama. Namun di antara kelebihan dan kekurangan itu, perkembangan teknologi pertanian di Indonesia harus tetap didukung untuk semakin lebih baik lagi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here